[ad_1]
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473044/original/064557600_1687224414-perfect-smile-with-white-teeth-closeup.jpg)
1. Rajin Menyikat Lidah atau Flossing
Mengutip situs resmi Siloam Hospitals, flossing (membersihkan gigi dengan benang khusus) membantu menghilangkan plak atau sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi biasa. Selain itu, menggunakan sikat lidah juga disarankan untuk menghilangkan bakteri sisa makanan hingga tuntas dan meminimalkan risiko gigi kuning.
2. Menyikat Gigi dengan Benar
Sikat setiap permukaan gigi dengan gerakan membulat selama total dua menit, dan lakukan rutin minimal dua kali sehari (pagi dan sebelum tidur). Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride dan triclosan karena kandungan aktif tersebut efektif membersihkan plak yang memicu gigi kuning dan karang gigi.
3. Membatasi Konsumsi Gula
Gula dapat memicu pertumbuhan bakteri Streptococcus yang menyebabkan penumpukan plak hingga radang gusi. Oleh karena itu, setelah mengonsumsi makanan manis, usahakan untuk segera menggosok gigi untuk menghindari penumpukan plak.
4. Memperbanyak Sayur dan Buah-buahan
Mnegutip situs resmi Ciputra Medical Center, kandungan air dalam sayur dan buah dapat membersihkan sisa makanan serta mencegah asam yang memicu gigi kuning. Beberapa buah juga mengandung zat alami seperti asam malat yang diklaim dapat mengurangi noda pada gigi.
5. Sering-sering Minum Air Putih
Air putih membantu membilas sisa makanan yang berpotensi menyebabkan plak pada gigi, yang jika dibiarkan dapat membuat warna gigi kekuningan. Selain itu, air putih juga menyeimbangkan zat mineral dalam rongga mulut sehingga membantu mencegah gigi berlubang.
6. Mengoptimalkan Asupan Kalsium
Kalsium sangat penting untuk menjaga kesehatan enamel, yaitu lapisan terluar gigi yang sehat akan tampak bersih. Perbanyak konsumsi makanan tinggi kalsium seperti susu dan brokoli untuk menjaga kesehatan dan kekuatan enamel gigi.
7. Kurangi Konsumsi Makanan dan Minuman Berwarna
Gigi memiliki kemampuan untuk menyerap pigmen warna dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, terutama yang berwarna pekat. Sering mengonsumsi makanan dan minuman berwarna dapat memicu perubahan warna gigi menjadi kusam atau kekuningan.
8. Sikat Gigi setelah Makan Camilan
Karang gigi yang disebabkan oleh plak atau sisa makanan adalah pemicu warna kuning yang membandel pada gigi. Usahakan menyikat gigi setidaknya 1 jam setelah mengonsumsi camilan yang berpotensi menempel lama pada gigi.
9. Menghentikan Kebiasaan Merokok
Noda tembakau mampu menembus lapisan enamel gigi dan menyebar, yang pada akhirnya menyebabkan permukaan gigi menguning. Menghentikan kebiasaan merokok tidak hanya memutihkan gigi tetapi juga mengurangi risiko masalah kesehatan mulut serius seperti radang gusi hingga kanker mulut.
[ad_2]

Leave a Reply