Masa depan Alessandro Circati mulai menjadi salah satu sorotan dalam Bursa Transfer musim panas. Bek tengah asal Australia tersebut dilaporkan menjadi incaran dua raksasa Serie A, AC Milan dan Juventus, yang sama-sama tertarik memboyongnya dari Parma.
Ketertarikan kedua klub membuat nilai transfer Circati berpotensi melonjak drastis. Parma disebut hanya bersedia melepas pemainnya dengan harga minimal €34 juta atau sekitar AU$57 juta.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Pada Juli lalu, Alessandro Circati diprediksi bisa meninggalkan Parma dengan nilai transfer di kisaran AU$30 juta.
Namun, situasi berubah setelah minat dari sejumlah klub besar Eropa semakin serius. Selain AC Milan dan Juventus, Circati sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, dan Newcastle United.
AC Milan dan Juventus Mulai Serius
Laporan pakar transfer Ekrem Konur menyebut AC Milan dan Juventus kini berada di antara klub yang paling serius mengejar tanda tangan Alessandro Circati.
Kedua klub dikabarkan telah mempelajari laporan pemantauan terhadap pemain tersebut. Kemampuan Circati bermain dalam berbagai skema menjadi salah satu alasan mengapa namanya menarik perhatian.
Bek berusia muda itu dinilai memiliki kemampuan membaca permainan, penempatan posisi yang baik, serta karakter yang cocok untuk sistem pertahanan dengan garis tinggi.
Kemampuan tersebut juga membuat Circati dianggap mampu membantu proses membangun serangan dari lini belakang. Profil seperti ini menjadi salah satu kebutuhan klub-klub besar Serie A yang tengah melakukan pembenahan skuad.
Jika persaingan antara AC Milan dan Juventus terus berlanjut, Parma berada dalam posisi yang menguntungkan untuk mempertahankan harga tinggi sang pemain.
Parma Tak Terburu-buru Jual Circati
Parma disebut tidak berada dalam kondisi finansial yang memaksa mereka menjual Alessandro Circati. Karena itu, klub Serie A tersebut diyakini tetap bertahan dengan banderol €34 juta sebagai harga awal.
Kontrak Circati bersama Parma juga masih berlaku hingga akhir musim 2028/2029. Situasi tersebut membuat klub memiliki kendali besar dalam menentukan masa depan pemainnya.
Ayah sekaligus agen Circati, Gianfranco Circati, sebelumnya mengatakan putranya masih merasa nyaman bersama Parma. Ia bahkan menyebut kepindahan pada musim panas belum menjadi sesuatu yang pasti.
Meski demikian, semakin banyaknya klub yang memantau situasi Circati membuat masa depannya menjadi salah satu hal menarik untuk diperhatikan hingga penutupan Bursa Transfer.
Berpeluang Pecahkan Rekor Pemain Australia
Jika Parma berhasil mendapatkan €34 juta dari penjualan Alessandro Circati, transfer tersebut berpotensi menciptakan sejarah baru bagi sepak bola Australia.
Nilai itu akan melewati rekor transfer pemain Australia yang saat ini dimiliki Harry Souttar. Sang bek pindah ke Leicester City pada Januari 2023 dengan nilai €23 juta atau sekitar AU$38 juta, termasuk tambahan berdasarkan klausul tertentu.
Circati bahkan berpotensi menjadi pemain Australia dengan nilai transfer yang terpaut cukup jauh dari rekor sebelumnya.
Namanya juga berada dalam persaingan dengan Lucas Herrington yang segera bergabung dengan Hull City. Pemain berusia 18 tahun tersebut dilaporkan ditebus dari Colorado Rapids dengan nilai €20 juta atau sekitar AU$32,8 juta, termasuk bonus.
Herrington sebelumnya mencuri perhatian setelah menjadi pemain Australia termuda yang tampil sebagai starter di Piala Dunia FIFA senior.
Sementara itu, Brisbane Roar juga diperkirakan memperoleh keuntungan dari transfer tersebut setelah sebelumnya membeli kembali 20 persen klausul bagi hasil penjualan Herrington dari Colorado Rapids dengan nilai sekitar AU$560.000.
Dengan AC Milan dan Juventus yang kini disebut berada di barisan terdepan, saga transfer Alessandro Circati diprediksi masih akan menjadi salah satu cerita menarik dalam Bursa Transfer musim panas ini.

Leave a Reply