GAC Indonesia kembali mencatatkan pencapaian positif di pasar kendaraan listrik nasional. Berdasarkan data GAIKINDO periode Juni 2026, AION UT sukses mempertahankan status sebagai mobil listrik dengan penjualan wholesales tertinggi di segmen medium hatchback EV selama dua bulan berturut-turut, setelah juga memimpin pada Mei 2026.
Pada Juni 2026, AION UT membukukan penjualan sebanyak 121 unit. Hasil tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu kendaraan listrik yang paling diminati masyarakat Indonesia sekaligus menunjukkan konsistensi performa di tengah persaingan pasar EV yang semakin ketat.
Keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan konsumen terhadap GAC Indonesia terus meningkat. Tidak hanya dari sisi kualitas produk, konsumen juga menilai teknologi, fitur, hingga layanan purna jual menjadi faktor yang mendorong tingginya minat terhadap kendaraan listrik tersebut.
Sepanjang 2026, performa AION UT terus menunjukkan tren positif dengan mempertahankan posisi sebagai pemimpin di segmen medium hatchback EV selama dua bulan terakhir. Capaian berdasarkan data GAIKINDO tersebut memperlihatkan bahwa model ini tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan listrik bergaya modern dengan teknologi terkini dan kualitas berstandar global.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, mengatakan pencapaian tersebut memiliki makna lebih dari sekadar angka penjualan.
“Kami bersyukur AION UT kembali memimpin segmen medium hatchback EV. Bagi kami, pencapaian ini bukan sekadar angka penjualan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk, teknologi, serta layanan yang dihadirkan GAC Indonesia. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kendaraan listrik yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Andry Ciu.
Menurut GAC Indonesia, kepercayaan konsumen terhadap AION UT didukung oleh kombinasi desain modern bergaya urban, performa yang responsif, efisiensi energi, serta kelengkapan teknologi keselamatan dan kenyamanan yang ditawarkan.
Mobil listrik ini dipasarkan dalam dua pilihan varian. Varian Standard menggunakan baterai berkapasitas 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer berdasarkan standar NEDC. Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 60 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan pengujian NEDC.
Kedua varian AION UT mengandalkan motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi maksimum 210 Nm. Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi yang responsif sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang nyaman untuk mobilitas harian di kawasan perkotaan maupun perjalanan jarak lebih jauh.
Dari sisi keselamatan, GAC Indonesia membekali AION UT dengan struktur bodi yang menggunakan hingga 71 persen baja berkekuatan tinggi atau high-strength steel. Kendaraan ini juga telah dilengkapi enam airbag dan berbagai fitur keselamatan aktif yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan bagi pengemudi maupun seluruh penumpang.
Khusus varian Premium, mobil listrik ini telah mendukung teknologi DC Fast Charging hingga 87 kW sehingga proses pengisian daya dapat dilakukan lebih cepat. Sistem pengisian dayanya juga telah memperoleh sertifikasi CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test (European Standard) serta TÜV SÜD New Energy Vehicle Charging Compatibility Function Certification yang memastikan kompatibilitas pengisian daya di berbagai infrastruktur charging secara aman dan andal.
Untuk menunjang kenyamanan berkendara, AION UT dibangun menggunakan AEP Platform dan X-Soul Architecture. Beragam fitur modern turut disematkan, mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Wireless Charging, Panoramic Roof, Ventilated Front Seats hingga fitur Semi-Autonomous Driving yang tersedia pada varian Premium.
Rangkaian teknologi tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, sekaligus praktis bagi pengguna kendaraan listrik di Indonesia.
Pencapaian penjualan berdasarkan data GAIKINDO ini juga memperlihatkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik yang menawarkan keseimbangan antara performa, teknologi, dan nilai jual. GAC Indonesia optimistis tren positif tersebut akan terus berlanjut seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di pasar domestik.
Saat ini, AION UT dipasarkan dengan harga Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium berstatus on the road (OTR) Jakarta.
Selain itu, GAC Indonesia memastikan akan menghadirkan kejutan terbaru terkait AION UT pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Pengunjung dapat melihat langsung jajaran kendaraan listrik terbaru GAC Indonesia di Booth 3F, Hall 3A, sekaligus menyaksikan inovasi baru yang disiapkan perusahaan untuk menjawab kebutuhan mobilitas listrik masyarakat Indonesia.

Leave a Reply