loading…
Amerika Serikat memobilisasi pesawat pengebom silumanB-2 Spirit, sedangkan Iran menutup wilayah udara dan menyiagakan tempur IRGC. Foto/AFGSC
Mengutip laporan media Timur Tengah, Roya News, Otoritas Penerbangan Sipil Iran telah mengeluarkan Pemberitahuan Darurat kepada Penerbang atau NOTAM tentang penutupan wilayah udara di bagian barat negara itu hingga Senin (25/5/2026) pagi.
Baca Juga: Trump Pertimbangkan Serangan Baru ke Iran
Pembersihan langit secara tiba-tiba bertepatan dengan pengumuman dari IRGC yang menempatkan seluruh kekuatan operasionalnya dalam kesiapan maksimum.
Menurut komando militer Iran, IRGC telah menerapkan rencana operasional strategis baru yang dirancang untuk secara langsung menargetkan Amerika Serikat dan sekutu regionalnya jika gencatan senjata April yang rapuh itu runtuh.
Langkah-langkah darurat ini menyusul laporan dari Washington bahwa Presiden Donald Trump secara aktif meninjau kampanye udara multi-fase—dengan sandi sementara “Operasi Sledgehammer”—dan mungkin akan mengizinkan gelombang serangan besar dalam waktu 24 jam jika jalur mediasi yang dipimpin Pakistan gagal menghasilkan terobosan diplomatik.

Leave a Reply