loading…
Masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa provinsi. Foto/Dok SindoNews
BMKG melaporkan bahwa sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Hindia barat Sumatera Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua. “Sistem-sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari pesisir barat Aceh hingga Sumatera Barat, serta pesisir utara Papua, dan di sekitar sirkulasi-sirkulasi siklonik tersebut,” dikutip dari YouTube resmi BMKG, Minggu (19/4/2026).
BMKG juga melaporkan bahwa daerah konvergensi lain juga diprakirakan terbentuk di Sumatera Utara, dari Kepulauan Riau hingga Riau, dari perairan utara Jakarta hingga Samudra Hindia barat Lampung, dari Samudra Hindia selatan Bali hingga Jawa Timur, dari Kalimantan Tengah hingga perairan barat Kalimantan Barat, dari Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur, di Sulawesi Tengah, di Nusa Tenggara Timur, di Maluku Utara, dan di Laut Arafuru.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 20 April 2026, Sedia Payung sebelum Hujan
Daerah konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan barat Aceh, di Selat Malaka, di Laut Jawa bagian timur, di Kalimantan bagian selatan, di Laut Banda, di Sulawesi Tengah, dan di Papua bagian tengah. “Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” ungkap BMKG.

Leave a Reply